1.17.2014

15 Minutes of Happiness.

Hari ini terasa seperti mimpi.
Tanganku diam tak berdaya.
Deringan telepon yang tak mampu kumatikan,
hanya dapat membuatku tertegun.

Sungguh,
Apa ini kebetulan? 
Apa Tuhan sudah merencanakannya?
Atau ini memang sebuah takdir Tuhan yang terencana.

Aku bermimpi tentangmu dua malam ini.
Aku bermimpi kita duduk bersama dalam satu ruangan.
Aku bermimpi kamu memelukku erat tak mau melepaskan.
Aku bermimpi kamu memberiku kecupan di kening.
Aku bermimpi... bermimpi... dan bermimpi.
Sekali lagi aku tersadar, ini hanyalah mimpi.

Tapi Tuhan memberiku sesuatu.
Saat aku hendak menangis pagi ini, kamu menghubungiku.
Satu kalimat yang membuatku tercengang.
Walaupun tak bermakna bagimu, tapi itu bermakna banyak bagiku. 

Kamu tahu?
Aku merindukan kita yang dulu.
Kita yang selalu ada satu sama lain.
Aku tahu kini kita telah berubah, memutuskan untuk menempuh jalan sendiri. 
Tapi disini, aku masih diam tak bergerak untuk menunggumu kembali.
Kamu kembali.
Tapi hanya untuk sementara.
Waktu 15 menit hari ini sudah cukup bagiku.
Terimakasih karena kamu sudah menyadarkanku.
Karena aku masih belum bisa melupakanmu, x.

10.20.2013

God's Particle.

Sepi.
Hanya ada aku dan melodi indah dari Tuhan.
Bibir ini terasa pilu untuk mengucapkan kata.
Otak ini terdengar menderu untuk berfikir.
Hati ini terasa pedih untuk menerima.
Tak ada siapapun di sisiku.
Aku tak terlihat…
atau memang tak ingin dilihat.
Sulit bagiku untuk mengerti rangkaian nada-nada ini.
Jemariku terus berlari tanpa henti; tidak tahu apa yang dituju.
Apa aku sungguh tak terlihat?
Mungkin aku hanyalah partikel kecil Tuhan tak berarti.

6.14.2013

Broken to see the light.

The broken one.
Staring into the night sky.
Counting how many stars are there.
Wondering which time that supposed to be the right time.
I don't want to go anywhere.
I miss the light.
But, I am so scared.
It would burns me down in hell.

5.13.2013

Kamu

Kamu.
Ya, kamu.
Jaket baseball cokelat berbahan kulit.
Apa kabar?
Lama tak jumpa.
Aku?
Masih sama seperti dulu.
Kamu?
Aku harap kamu masih sama seperti dulu.
Masih bersama dengannya selalu.
Karena, 
aku takut diriku menyesal telah melepaskan peluangku untuk bersama denganmu hanya demi kebahagiaanmu.
Egois.
Itulah aku sekarang.
Kehilanganmu membuat aku terlahir menjadi sosok baru yang tak ku kenal.

4.25.2013

Peace

Sometimes I need my own peace where I can express my action based on my own scenario.

4.23.2013

People

Terkadang, 
orang-orang disekitarmu tidak sama seperti apa yang telah kamu bayangkan selama ini. 
Mereka hanya ada, 
jika mereka membutuhkanmu, 
tapi pergi saat dirimu membutuhkan mereka.

3.23.2013

Silence

Being forgotten is not that bad. 
I'm not that type who loves to stole the light spot from everyone. 
Shining in the middle of darkness. 
Lurking in the dark and living with my own thoughts are the best of me that I can do. 
When I'm crying from this loneliness, no one will notice me, 
because I'm crying in silence.