Kalau aku bertanya, apa itu janji?
Apakah kamu sanggup menjawabnya?
Janji adalah hal sakral yang menurutku harus ditepati jika kamu mempunyai sebuah janji, baik itu hal yang penting ataupun tidak.
Janji yang telah kamu setujui mungkin adalah hal yang tidak penting menurutmu, jadi kamu merasa bebas untuk membatalkan janji itu atau menepatinya.
Tapi, taukah kamu?
Mungkin janji yang menurutmu tidak penting itu justru penting dimata orang lain.
Kupikir, kamu adalah orang yang dapat kupercaya dengan seluruh hidupku.
Tapi, aku terlalu menganggap itu berlebihan, karena justru kamu bukan lah orang yang seperti aku gambarkan.
Kamu terlalu jauh dari definisi itu, sehingga aku kini hanya bisa terluka dan kecewa karena kamu.
Aku menangis semalaman, menanyakan diriku sebenarnya siapa yang salah.
Aku atau kamu.
Memikirkanmu saja sudah membuat hati ini terasa sakit dan pedih, ibaratkan sebuah luka yang ditetesi oleh alkohol.
Di satu sisi, aku menyalahkan diriku, diriku yang terlalu percaya padamu.
Kamu mungkin menganggap aku bukan siapa-siapa, bahkan menganggap bahwa semua ini tidak pernah terjadi.
Tapi aku, yang ada disini, selalu memperhatikan setiap detail tentang kita.
Kamu yang berjanji untuk selalu bersama, bukan?
Aku harap janji ini bukan lah janji yang lain yang akan kamu ingkari.
No comments:
Post a Comment